Status Galau

Hanya ingin menulis sesuatu yang tak bisa terucap. Hai bukutemanku, siang ini kucoba untuk menuliskan seuntai kata. Saat jemari ini mulai menulis entah apa yang ditulisnya hanya melaju menari di atas tuts keyboard yang dengan senangnya menerima sentuhan sentuhan kecil dari tangan yang ingin memukul keras dirinya.

1 2 3 4 5 sudah berapa kata yang muncul di layar usang yang tak pernah kubersihkan, masih mencari tujuan untuk apa ku menulis kata demi kata yang membentuk kalimat tak beraturan namun bisa sedikit mengurang jeritan yang tak terbendung.

Inikah yang kusebut dengan status galau??? atau hanya sebuah pelampiasan kata yang tak mampu menrima pukulan nyata?? Teman, kusembunyikan potongan-potongan kata ini agar tak ada yang melihatmu ketika masih terpisah dengan untaian lainnya. Percuma kalian bingung membacanya, semua ini hanyalah untaian kata abstrak yang ditulis oleh seorang mahasiswa yang tak tau harus berbuat apa. Garuk-garuk kepala mungkin bisa menjadi sedikit membantu untuk menambah untaian kata tak tentu dari kegalauan ini. Hampir saja lupa, sebenarnya apa yang dimaksud dengan galau itu sendiri?? Mungkin kalian bisa menambahkan untaian kata ini dengan sedikit penjelasan dari makna kegalauan.

Sudahlah, kata pasrah itu lagi-lagi terdengar dalam kalimatku tapi itu bukanlah aku yang pasrah dan tak berusaha. Sekecil apapun usaha itu pasti lebih berarti dari pada pasrah, temanku termakasih telah menerima status galau ini untuk meredakan lisan ini untuk berkata yang tak ku inginkan.

Popular posts from this blog

Lupa Nomor Anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Online (PNRI)

Membaca EPUB dengan Readium

Menampilkan Format Angka dalam Rupiah dengan PHP