Skip to main content

Digital Rights Management pada iOS

Sebagai pengguna baru untuk perangkat IPAD menjadi hal yang sangat membingungkan ketika berurusan dengan file-file yang kita miliki, terlebih pada iOS tidak mudah untuk melakukan transfer data baik dari ipad ke komputer maupun sebaliknya dari komputer ke ipad. Bahkan untuk memindahkan file dalam ipad ke folder lainpun tidak semudah saat menggunakan tablet dengan sistem operasi android. 

Tentu hal tersebut cukup mengganggu bagi saya pengguna pemula yang sebelumnya sudah terbiasa dengan kemudahan transfer data pada android. Selidik-punya selidik muncul istilah DRM (Digital Rights Management) yang menjadi kambing hitam dalam kebingungan saya menggunakan ipad. DRM sendiri merupakan hak yang dimiliki oleh pencipta (dalam hal ini pemilik) file dalam menyebarkan materi digitalnya. 

Di Indonesia belum banyak yang mengenal istilah DRM ini (hanya asumsi pribadi). DRM di klaim sebagai langkah untuk melindungi karya cipta seseorang diranah digital, misalnya saja buku digital yang dapat anda beli melalui internet. Logikanya saat anda sudah membeli satu buku dalam format digital tentu mudah saja bagi anda untuk membagikan buku yang sudah anda beli tadi kepada teman atau kerabat anda. Kegiatan membagi-bagikan buku ini akan sangat merugikan penulis buku yang sudah bersusah payah melakukan risetnya dalam menulis buku tersebut karena tidak akan mendapatkan royalti atas penjualan bukunya.

Kehadiran DRM tidak sepenuhnya mendapat tanggapan positif dari pengguna materi digital. Bagi sebagian orang DRM dianggap sebagai pembatasan pada karya digital. Istilah kampungnya itu one file for one account, kalo punya beberapa device yang tidak bisa di sinkronkan menggunakan satu account maka akan sangat menyusahkan. Hal ini secara pribadi saya anggap sebagai monopoli dari pihak penyediaa DRM dengan vendornya karena file yang sudah memiliki DRM tidak bisa diwariskan selain dengan cara mewariskan account yang digunakan.

PS : jadi inget cak Lontong yang dapet 1 warisan account facebook dengan berbagai macam game di dalamnya :p

Popular posts from this blog

Winamp di Linux (Ubuntu)

Bagi pengguna Linux (ubuntu) pemula seperti saya tentu akan lebih sering melakukan perbandingan aplikasi-aplikasi yang biasa saya gunakan pada windows. Berikut ini adalah sedikit review dari aplikasi yang sangat membantu menurut saya. Seperti yang kita ketahui pada ubuntu 11.10 untuk memutar musik disediakan aplikasi banshee yang sudah terintegrasi langsung dan bisa kita akses pada button speaker yang ada pada bagian panel atas. Namun saat pertama menggunakannya yang menjadi kendala utama saya adalah pada banshee tidak bisa melakukan random musik. Jadi setiap saya menjalankan banshee maka akan mengulang lagu dari awal lagi, untuk menyiasatinya memang disediakan feature untuk membuat playlist sendiri agar tidak melulu itu saja yang diplay. Yang menjadi masalah bagi saya adalah ketika list lagu yang ribuan dan saya tidak begitu suka pilih-pilih lagu sehingga tidak adanya fungsi random menjadi kekecewaan tersendiri bagi saya sampai akhirnya saya menemukan aplikasi yang bisa dibil...

Install Driver Printer Epson L360 pada Linux Mint

Untuk menginstall driver printer epson l360 pada linux mint anda terlebih dahulu download driver berikut ini driver epson L360  Adapun langkah installasinya adalah buka terminal kemudian masuk ke folder tempat anda menyimpan driver / klik kanan open in terminal pada folder tempat anda menyimpan driver ketikkan sudo dpkg -i epson-inkjet-printer-201401w.deb selesai Jika anda masih belum bisa mengakses printer maka lakukan langkah berikut ini : Pastikan laptop anda terhubung dengan printer Masuk ke menu printer (ketikkan saja printer setelah menu) Klik add Pilih Epson L360 Selesai Testing dilakukan menggunakan Laptop Lenovo G40 pada Linux Mint 17.2 

Menghapus Nama Reviewer pada Microsoft Word 2016

Bagi editor, untuk menjaga blind review terkadang agak menyulitkan ketika proses review dari seorang reviewer menggunakan comment pada Microsoft Word. Nama reviewer akan terlihat di panel comment dan juga di properties file yang sudah di review oleh reviewer.  Untuk menghilangkan nama reviewer di comment dan properties, editor atau reviewer itu sendiri bisa dengan mudah menghilangkan data diri melalui cara berikut ini. Langkah menghilangkan nama reviewer pada Microsoft Word 2016: Klik File akan terlihat personal information disebelah kanan Klik Check for Issues Klik Inspect Document Klik OK jika ada pertanyaan Document Properties and Personal Information Klik Remove All Klik Close Simpan file kemudian close dan buka kembali, maka semua data informasi personal akan terhapus (sebelum proses penghapusan) (setelah proses penghapusan) Selamat mencoba.... Test dilakukan pada Windows 10 dengan Micro...